SUKABOGOR.com – Dalam upaya memperkuat pencegahan penyebaran hantavirus, sejumlah forum pemasyarakatan di Indonesia gencar melakukan cara edukasi dan kerjasama dengan berbagai pihak. Salah satu cara preventif ini dilakukan oleh Lapas Cipinang yang menggandeng Puskesmas Jatinegara buat memberikan edukasi kepada petugas dan penduduk binaan. “Kami berkomitmen buat memutus mata rantai penularan hantavirus dengan menaikkan pengetahuan dan kesadaran seluruh pihak di dalam lapas,” ujar Kepala Lapas Cipinang.
Penyuluhan dan Edukasi sebagai Langkah Preventif
Kegiatan penyuluhan dan edukasi ini tidak cuma dilakukan di Lapas Cipinang. Berbagai lapas lainnya di Indonesia, seperti Lapas Banda Aceh dan Lapas Geser, juga mulai menjalankan program serupa. Di Lapas Banda Aceh, sosialisasi pencegahan dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman lebih kepada petugas dan penduduk binaan, agar lebih waspada terhadap gejala dan penularan hantavirus. “Kami mendorong seluruh pihak buat menjaga kebersihan lingkungan, karena ini adalah langkah kunci dalam mencegah penyebaran virus,” kata Kepala Lapas Banda Aceh.
Kolaborasi dengan Pusat Kesehatan untuk Efektivitas
Buat memastikan efektivitas dari program ini, Lapas Geser menggandeng Puskesmas Perawatan Geser dalam memberikan edukasi pencegahan. Kerjasama ini bertujuan untuk memanfaatkan keahlian tenaga kesehatan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan pas target. Selain itu, Rutan Gresik juga menggencarkan edukasi perilaku hidup bersih kepada warga binaan. Cara ini dianggap krusial sebab hidup bersih adalah fondasi alas dalam mencegah penularan hantavirus. “Kami berharap dengan edukasi yang intensif, seluruh warga binaan dapat menerapkan hidup kudus di keseharian mereka,” ungkap Kepala Rutan Gresik.
Di sisi lain, Lapas Tamako juga bergerak serupa dengan menggandeng Puskesmas Tamako. Cara kerjasama tersebut mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang mengapresiasi segala usaha yang dilakukan untuk menjaga kesehatan di lingkungan lapas. Upaya preventif ini tak hanya meningkatkan pencerahan, tapi juga diharapkan dapat menurunkan nomor penularan hantavirus di wilayah lapas dan sekitarnya.


