SUKABOGOR.com – Kasus percobaan pencurian di Babakan Madang berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian Polsek Babakan Madang. Pelaku dengan inisial M (42) kedapatan mencoba melakukan tindak kriminal dengan sasaran mesin ATM Bank Berdikari yang terletak di RS EMC Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Kapolsek Babakan Madang, AKP Trias Karso Yuliantoro, menyatakan bahwa kejadian ini terjadi pada hari Kamis, 7 Mei 2026 sekeliling pukul 12.30 WIB.
Modus Operandi Pelaku
Pelaku menggunakan metode yang cukup unik dan jarang terdengar, yaitu dengan menggunakan tusuk gigi. “Pelaku mencoba mengganjal mesin ATM dengan tusuk gigi buat mengelabui sistem keamanan mesin,” ungkap Kapolsek Trias. Cara ini dilakukan oleh pelaku agar dapat mengakses sejumlah uang tanpa terdeteksi. Metode ini tampaknya direncanakan dengan masak, tetapi berkat kewaspadaan aparat serta sistem pengawasan yang baik, aksi ini dapat digagalkan sebelum pelaku berhasil melarikan diri dengan hasil curian.
Tanggap Cepat Aparat Keamanan
Aksi pelaku ini dapat terdeteksi berkat kamera pengawas yang terpasang di sekeliling ATM. Petugas yang sedang mengawasi lokasi segera menghubungi pihak kepolisian setelah mencurigai telatah pelaku. Dengan sigap, Tim dari Polsek Babakan Madang segera turun ke letak dan mengamankan pelaku tanpa adanya perlawanan. “Ini adalah hasil dari koordinasi yang bagus antara pihak rumah nyeri, bank, dan polisi dalam menjaga keamanan fasilitas publik,” tambah Trias.
Dalam interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa ia telah merencanakan aksi ini selama beberapa minggu terakhir. Tak ditemukan barang bukti lain kecuali tusuk gigi yang digunakan buat aksi tersebut. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk mencari kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam planning percobaan pencurian ini.
Kejadian ini mengingatkan kembali pentingnya supervisi ketat dan peningkatan keamanan di fasilitas generik, terutama yang berhubungan dengan transaksi keuangan seperti ATM. Kapolsek mengimbau masyarakat untuk lanjut waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang kalau menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar mereka. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan cuma kepolisian saja,” pungkas Trias.
Dengan tertangkapnya pelaku, masyarakat diharapkan statis diam dan tak khawatir, sebab pihak kepolisian terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Babakan Madang dan sekitarnya. Pelaku waktu ini sedang menghadapi proses hukum lebih terus dan diancam dengan sanksi sinkron peraturan yang berlaku atas tindak pidana yang dilakukannya.


