
SUKABOGOR.com – Sebuah inovasi menghebohkan terjadi di kawasan Perumahan Mutiara Venezia Residence, tepatnya di Blok F Angka 12, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Seorang perempuan berinisial D, yang berusia 44 tahun, ditemukan tewas dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Kepolisian Sektor Cileungsi mengonfirmasi kejadian tersebut pada Kamis, 27 November 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Kompol Edison, Kapolsek Cileungsi, menjelaskan bahwa intervensi mayat ini berawal dari laporan warga yang mencium bau tidak sedap. “Awalnya penduduk menatap ada motor terparkir dan mencium bau yang disangka bangkai kucing, ternyata setelah dicek lebih terus adalah bau mayat orang,” katanya.
Kronologi Inovasi Mayat
Pada awalnya, warga setempat curiga dengan keberadaan kendaraan bermotor yang terparkir cukup lama di depan rumah kosong tersebut. Selain itu, bau menyengat yang diduga berasal dari bangkai binatang membuat warga sekeliling merasa terganggu dan penasaran. Setelah beberapa waktu, salah satu penduduk yang bernama Ahmad memberanikan diri buat mendekati sumber bau yang berasal dari dalam rumah hampa tersebut. Setelah memastikan kondisi kondusif, warga pun melapor kepada pihak kepolisian Cileungsi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Warga di sini awalnya berpikir itu cuma bau bangkai kucing, tetapi setelah lama-lama mengganggu, mereka memutuskan untuk melapor,” jernih Edison lebih terus.
Petugas kepolisian bersama penduduk kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi dan menemukan mayat wanita yang sudah dalam kondisi mengering. Berdasarkan investigasi awal, korban diduga sudah wafat lebih dari satu tahun yang lampau. Rumah tersebut diketahui memang sudah lama tidak ditinggali, sehingga penemuan mayat baru terdeteksi sekarang. Kapolsek Cileungsi mengungkapkan bahwa waktu ini pihaknya masih berupaya mengidentifikasi penyebab mortalitas dan mencari tahu apakah eksis unsur tindak kriminal terkait mortalitas perempuan tersebut.
Reaksi Penduduk dan Langkah Polisi
Seusai penemuan mayat yang menghebohkan ini, suasana di Perumahan Mutiara Venezia pun mendadak ramai. Warga yang penasaran berdatangan buat melihat langsung loka kejadian. Beberapa dari mereka merasa sangat terkejut sebab tidak menyangka ada peristiwa seperti ini terjadi di lingkungan mereka. Rani, salah satu penduduk sekeliling, mengatakan bahwa selama ini mereka hanya mengira rumah tersebut nol tanpa penghuni. “Kita nggak paham sama sekali kalau eksis yang mati di dalam rumah itu. Satu-satunya yang kita rasakan ya bau busuk itu,” ujarnya. Suasana duka baur aduk dengan perasaan tak yakin mewarnai kawasan tersebut sepanjang hari.
Polisi lanjut melakukan investigasi untuk mengungkap kasus ini. Mereka telah menurunkan tim forensik untuk mengumpulkan bukti-bukti serta memeriksa saksi-saksi yang mungkin mengetahui sesuatu terkait aktivitas di rumah tersebut sebelum inovasi mayat. Dalam usaha lanjutan, pihak kepolisian berencana buat menelusuri jejak digital serta latar belakang korban pakai mendapatkan petunjuk lebih banyak. “Kami akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan tidak eksis kemungkinan tindakan kriminal yang terjadi, dan memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban,” pungkas Edison.
Penemuan mayat ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat dan menyoroti perlunya kewaspadaan terhadap lingkungan sekeliling. Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan kepedulian antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Di tengah usaha mencari jawaban atas rahasia yang muncul, masyarakat dan pihak berwajib diharapkan dapat bekerja sama untuk menyelesaikan kasus ini dengan tuntas.




