SUKABOGOR.com –
Pentingnya Penataan Kawasan Suryakencana
Mediabogor.co, BOGOR – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menata kawasan Jalan Suryakencana mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini. Jalan Suryakencana dikenal sebagai salah satu etalase primer Kota Bogor, yang memperlihatkan pesona dan keunikan kota tersebut, terutama dalam hal masakan. Fetty Anggraenidini mengungkapkan pentingnya penataan di kawasan ini demi menaikkan energi tarik sekaligus kenyamanan bagi pengunjung. Penataan yang dilakukan bukan cuma melibatkan pengaturan tata letak dan kebersihan, tetapi juga menertibkan kehadiran Pedagang Kaki Lima (PKL) yang telah lama menjadi bagian dari suasana khas Suryakencana.
Kawasan Jalan Suryakencana memang telah lamban dikenal sebagai pusat boga yang bisa menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara berkat ragam kulinernya yang menggugah selera. Oleh karena itu, penataan yang pas sangat diperlukan buat memastikan bahwa kawasan ini bisa mempertahankan reputasinya sebagai ikon kuliner di Bogor. Dengan langkah penataan yang digagas oleh Pemkot Bogor, diharapkan adanya peningkatan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus dukungan terhadap pelaku upaya kecil agar dapat beroperasi dalam lingkungan yang lebih tertib. Fetty Anggraenidini menekankan bahwa, “Penataan kawasan seperti Jalan Suryakencana sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kudus dan tertib, sehingga dapat meningkatkan keseluruhan pengalaman wisata di kota Bogor.”
Relokasi PKL sebagai Bagian dari Solusi
Tetapi, sejalan dengan penataan yang eksis, Fetty menegaskan bahwa perlu adanya solusi jangka panjang yang berpihak pada para PKL. “Penataan Jalan Suryakencana harus dibarengi dengan relokasi PKL yang representatif,” ujar Fetty. Relokasi ini diharapkan memberikan loka yang pantas bagi PKL untuk dapat terus menjalankan usahanya tanpa harus mengorbankan tatanan kota yang mau dicapai. Relokasi harus dilakukan dengan mendengarkan aspirasi dari para PKL sehingga dapat ditemukan letak baru yang strategis dan statis dapat menarik pelanggan. Selain itu, perlu juga didukung oleh infrastruktur yang memadai agar dapat membantu meningkatkan kualitas upaya mereka.
Pentingnya penataan yang diiringi dengan relokasi ini terletak pada dua aspek primer, yaitu keberlanjutan ekonomi bagi para PKL dan keindahan kota yang harus dijaga. Pemkot Bogor, dengan dukungan dari beragam pihak seperti Fetty dan masyarakat setempat, harus memastikan bahwa proses relokasi ini dilakukan dengan transparan dan adil. Ini adalah cara untuk menunjukkan komitmen Bogor dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, berkelanjutan, dan harmonis buat seluruh pemangku kepentingan. “Kita harus memastikan bahwa seluruh pihak mendapatkan manfaat dari penataan ini, baik pelaku upaya maupun masyarakat luas,” tegas Fetty. Dengan demikian, Bogor tak cuma memamerkan keindahannya, tetapi juga menunjukkan bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan perkembangan yang positif.


