Rabu, April 1, 2026
23.5 C
Bogor

Komisi IV DPR RI Mohon Menhut Tambah SDM Kehutanan

Kekurangan Penyuluh Kehutanan di Indonesia

SUKABOGOR.com – Dalam usaha pelestarian hutan di Indonesia, masalah kekurangan penyuluh kehutanan menjadi perhatian primer. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, menyoroti ketidakseimbangan jumlah penyuluh kehutanan dengan luas hutan yang ada di Indonesia. Penyuluh kehutanan mempunyai peran strategis dalam menaikkan kualitas Sumber Daya Orang (SDM) Kehutanan yang bertugas dalam usaha melestarikan hutan-hutan di tanah air. “Jumlah penyuluh tak imbang, antara coverage area dengan jumlah yang eksis, bayangkan 1 penyuluh harus menangani area yang begitu luas tanpa dukungan yang memadai,” ungkap Abdul Kharis.

Kehutanan merupakan sektor yang krusial di Indonesia, mengingat hutan memiliki fungsi ekologis, ekonomis, dan sosial yang sangat penting. Kekurangan tenaga penyuluh kehutanan berdampak langsung pada efektivitas program dan kebijakan pelestarian hutan. Penyuluh memiliki tugas untuk memberikan bimbingan teknis, penyuluhan kepada masyarakat sekeliling hutan, serta melakukan penilaian terhadap kondisi hutan itu sendiri. Tenaga penyuluh yang terbatas membikin tantangan dan beban kerja semakin meningkat, dan dikhawatirkan dapat menghambat pencapaian keberlanjutan pengelolaan hutan.

Solusi dan Asa Komisi IV DPR RI

Komisi IV DPR RI menyerukan kepada Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk melakukan penambahan jumlah SDM Kehutanan, terutama tenaga penyuluh, guna menjawab tantangan pelestarian hutan yang dihadapi saat ini. Penambahan jumlah penyuluh diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan terhadap usaha pelestarian hutan. Abdul Kharis menekankan betapa pentingnya mendukung penyuluh dengan fasilitas dan pelatihan yang memadai agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif.

DPR RI berharap bahwa dengan adanya tambahan tenaga penyuluh, program-program kehutanan dapat lebih dioptimalkan dan menyentuh lebih banyak masyarakat. Hal ini krusial agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian hutan meningkat. Selain penambahan jumlah penyuluh, diperlukan juga peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi para penyuluh ke depannya. “Kita harus memberi perhatian lebih pada sektor ini, bukan hanya menambah jumlah namun juga kualitas dari penyuluh itu sendiri,” tambahnya.

Penetapan strategi yang lebih baik dalam pelatihan dan pemberdayaan penyuluh diharapkan dapat menjadikan mereka agen perubahan yang efektif dalam masyarakat. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan hutan-hutan yang menjadi penopang ekosistem dan kelangsungan hayati di Indonesia. Keseriusan dalam menangani isu ini bukan hanya tanggung jawab satu instansi, tetapi membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan masyarakat.

Hot this week

Kemenkes keluarkan SE kewaspadaan campak pakai lindungi nakes

SUKABOGOR.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia baru-baru ini...

Sebanyak 4000 Ekor Ikan Ditebar di Hulu Sungai Cipurabakti

SUKABOGOR.com - Kegiatan Tebar Ikan di Hulu Sungai Cipurabakti BOGOR...

10 Link Mirror Pengumuman SNBP 2026 UI, UGM, ITB, Undip hingga UNS

SUKABOGOR.com - Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) buat...

Klarifikasi Kemenkes soal Mortalitas Dokter di Cianjur: Penaksiran Akhir Campak dengan Gangguan Jantung-Otak

Klarifikasi Kemenkes Terkait Kematian Dokter di Cianjur SUKABOGOR.com - Baru-baru...

Pabrik Plastik di Gunungputri Kebakaran Sejak Sore

SUKABOGOR.com - Kebakaran akbar yang melanda sebuah pabrik pembuatan...

Topics

Kemenkes keluarkan SE kewaspadaan campak pakai lindungi nakes

SUKABOGOR.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia baru-baru ini...

Sebanyak 4000 Ekor Ikan Ditebar di Hulu Sungai Cipurabakti

SUKABOGOR.com - Kegiatan Tebar Ikan di Hulu Sungai Cipurabakti BOGOR...

10 Link Mirror Pengumuman SNBP 2026 UI, UGM, ITB, Undip hingga UNS

SUKABOGOR.com - Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) buat...

Klarifikasi Kemenkes soal Mortalitas Dokter di Cianjur: Penaksiran Akhir Campak dengan Gangguan Jantung-Otak

Klarifikasi Kemenkes Terkait Kematian Dokter di Cianjur SUKABOGOR.com - Baru-baru...

Pabrik Plastik di Gunungputri Kebakaran Sejak Sore

SUKABOGOR.com - Kebakaran akbar yang melanda sebuah pabrik pembuatan...

Pemkot Bogor Putus Kabel Udara

SUKABOGOR.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tampaknya semakin serius...

Prediksi Indonesia vs Bulgaria: Skuad Garuda Diunggulkan Angkat Trofi!

SUKABOGOR.com - Laga final antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria...

Kemenkes keluarkan SE Kewaspadaan Campak guna lindungi named-nakes

SUKABOGOR.com - Dalam beberapa saat terakhir, kasus campak kembali...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img

    slot gacor

    sukabet

    link judi bola

  1. sukabet
  2. sukabet
  3. sukabet
  4. sukabet
  5. sukabet
  6. https://dewaasia.org/
  7. https://dewaasia.net/
  8. https://dewaasia.win/
  9. https://dewaasia.it.com/
  10. dewaasia
  11. dewaasia
  12. link slot
  13. link slot gacor terpercaya
  14. limo55
  15. https://limo-55.com/
  16. limo55
  17. jakartapoker
  18. galaxy138
  19. galaxy138
  20. galaxy138
  21. galaxy138
  22. galaxy138
  23. galaxy138
  24. galaxy138
  25. kartuwin
  26. slot gacor
  27. slot gacor
  28. situs slot
  29. suka-media.com
  30. sukabanten.com
  31. sukabatam.com
  32. sukabekasi.com
  33. sukabogor.com
  34. sukagoal.com
  35. sukatangerang.com
  36. sukajakarta.com
  37. sukadepok.com
  38. sukajabar.id
  39. sukabali.id
  40. sukapekanbaru.com
  41. sukapontianak.com
  42. sukamedan.id
  43. sukajogja.com
  44. sukasurabaya.com
  45. sukapalembang.com
  46. sukajateng.id
  47. sukajatim.id
  48. sbypresidenku.com