
SUKABOGOR.com – Pemerintahan Desa Sukamulya mengadakan acara pengajian dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Acara ini diadakan di Aula Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, dan berlangsung dengan penuh khidmat serta kekhusyukan. Pemdes Sukamulya menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyukseskan acara ini. Para perangkat desa, kiayi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan keagamaan ini, yang menjadi momentum penting buat mempererat tali silaturahmi dan menaikkan kebersamaan di antara penduduk.
Khidmatnya Peringatan Isra Mi’raj
Peringatan Isra Mi’raj di Desa Sukamulya menjadi momen berharga bagi masyarakat setempat. Acara yang diadakan oleh Pemdes Sukamulya ini bertujuan tidak cuma buat mengenang peristiwa krusial dalam sejarah Islam, namun juga buat memperkuat iman dan ketakwaan penduduk. Suasana pengajian yang berlangsung dengan penuh keheningan dan penghayatan telah memberikan nuansa spiritual yang mendalam bagi para peserta. Kehadiran tokoh-tokoh religi dan ulama berpengaruh dari berbagai wilayah membikin acara ini semakin istimewa.
Kiayi dan para ulama yang hadir dalam acara ini memberikan ceramah dan tausiah yang menggugah hati, membahas tentang makna dan hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj. Mereka juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan umat dalam memajukan kehidupan bermasyarakat. Salah satu ulama terkemuka, dalam ceramahnya menekankan, “Isra Mi’raj adalah perjalanan spiritual yang mengajarkan kita buat selalu dekat dengan Allah dan memperbaiki interaksi antar sesama.” Perkataan tersebut menjadi pengingat bagi semua hadirin buat lanjut mengupayakan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Mendekatkan Antara Pemerintah dan Penduduk
Kegiatan pengajian yang diselenggarakan oleh Pemdes Sukamulya juga bertujuan buat mendekatkan korelasi antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah Desa Sukamulya memanfaatkan momentum ini buat berdialog dengan penduduk dan mendengarkan aspirasi mereka. Pendekatan yang dilakukan melalui kegiatan keagamaan ini dinilai efektif dalam mempererat interaksi sosial antara pemerintah desa dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, kepala Desa Sukamulya menyampaikan, “Acara ini adalah bentuk nyata dari kebersamaan yang kini lanjut kita tingkatkan. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, kami dapat selalu mendengar dan memenuhi kebutuhan masyarakat.” Ucapan tersebut disambut baik oleh warga yang hadir, menandakan adanya sinergi yang baik antara pihak pemerintah dan masyarakat.
Pengajian Isra Mi’raj ini selain menjadi wahana pengajaran dan pencerahan, juga berfungsi sebagai forum diskusi mengenai pembangunan desa. Pemerintahan Desa Sukamulya berkomitmen buat melanjutkan kegiatan positif seperti ini di ketika mendatang, dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Harapannya, acara semacam ini dapat menjadi tradisi tahunan yang tak cuma membawa akibat spiritual, tetapi juga sosial bagi semua penduduk desa.
Kegiatan tersebut juga melibatkan anak-anak muda desa yang turut berpartisipasi dalam berbagai aktivitas seperti pembacaan ayat suci Al-Quran dan penampilan seni islami. Pelibatan generasi muda dalam acara keagamaan merupakan salah satu cara efektif buat menumbuhkan rasa asmara mereka terhadap nilai-nilai keislaman dan menaikkan kepedulian sosial mereka terhadap lingkungan sekeliling. Dengan itu, Desa Sukamulya tak cuma mendorong adanya interaksi antargenerasi tetapi juga menjaga agar tradisi keagamaan statis lestari di lagi masyarakat yang kian modern.
Sebagai konklusi, acara pengajian Isra Mi’raj yang diselenggarakan oleh Pemdes Sukamulya adalah bukti konkret upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan sosial. Dengan kehadiran para tokoh agama dan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat lanjut berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat konkret bagi seluruh warga desa. Pengajian di Desa Sukamulya telah membuktikan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi jembatan penghubung yang memperkuat tali persaudaraan dan solidaritas sosial di kalangan masyarakat.




