
SUKABOGOR.com – Musim hujan seringkali membawa akibat yang tak terduga bagi kesehatan masyarakat. Selain potensi terjadinya banjir, berbagai penyakit juga mengancam kesehatan, salah satunya adalah leptospirosis. Penyakit ini dikenal sebagai penyakit yang ditularkan melalui urine tikus, dan seringkali mencuat seiring dengan datangnya banjir.
Apa Itu Leptospirosis?
Leptospirosis adalah infeksi bakteri yang ditularkan melalui kontak langsung atau tak langsung dengan urine atau jaringan fauna terinfeksi. Menurut IDN Times, “Leptospirosis sering kali muncul setelah banjir karena meningkatnya kontak orang dengan air yang terkontaminasi.” Penyakit ini dapat menyebabkan gejala awal seperti demam, ngilu kepala, dan sakit otot. Dalam kasus yang lebih parah, leptospirosis bisa mengakibatkan kerusakan organ, termasuk gagal ginjal dan hati.
Kota-kota besar seperti Tangerang dan Depok pun tidak luput dari ancaman leptospirosis, terutama setelah hujan deras yang mengakibatkan genangan air. Pemerintah setempat mengimbau warga buat berhati-hati dan segera memahami gejala-gejala awal dari penyakit ini. Selain itu, penduduk juga didorong buat menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan air banjir. Upaya pencegahan seperti ini sangat penting untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit.
Langkah-Langkah Pencegahan Leptospirosis
Pencegahan leptospirosis sebenarnya bukanlah hal yang terlalu sulit jika dilakukan dengan benar. Sumber dari Tribatanews Jabar Polri mengungkapkan bahwa menjaga energi tahan tubuh yang kuat adalah salah satu cara efektif dalam mencegah penyakit ini. “Imun kuat, tubuh fit sepanjang hari,” adalah moto yang dapat diadopsi oleh masyarakat buat meminimalkan risiko terkena leptospirosis selama musim hujan.
Beberapa tips pencegahan lainnya termasuk menghindari berenang atau berjalan di air yang kotor dan memastikan bahwa luka pada tubuh, walaupun mini, tertutup kedap saat harus kontak dengan genangan air. Selain itu, penggunaan pelindung kaki ketika keluar rumah di daerah yang mudah tergenang juga sangat dianjurkan. Mensosialisasikan pentingnya kebersihan dan sanitasi di lingkungan sekeliling juga menjadi cara yang tak kalah penting.
Kesehatan adalah prioritas primer, dan dengan datangnya musim hujan, kewaspadaan harus ditingkatkan. Mengedukasi diri dan orang-orang di sekitar tentang risiko leptospirosis dan cara penanganannya dapat mencegah wabah penyakit ini menjadi lebih luas. Dengan demikian, masyarakat dapat masih sehat dan terbebas dari ancaman penyakit menular selama musim hujan.



