
SUKABOGOR.com – Mobil terperosok ke dalam jurang sering kali menjadi berita yang mengundang perhatian. Kali ini, insiden yang menegangkan tersebut terjadi di kawasan Bogor, tepatnya di Jalan Cijujung, Kampung Cijujung, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja. Sebuah mobil Suzuki S-Presso berwarna putih dengan nomor polisi F 1682 FBF mengalami kecelakaan yang membuatnya terperosok ke dalam jurang sedalam 15 meter. Kejadian ini terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025. Menurut keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya, insiden tersebut bermula saat sang pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan tersebut menjadi perhatian primer penduduk sekeliling dan petugas berwenang. Berdasarkan investigasi awal, diketahui bahwa mobil tersebut melaju di wilayah yang berkelok dan berbukit. Meskipun jalan tersebut dikenal cukup berbahaya, tetapi insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan ekstra ketika berkendara di medan yang menantang. Pada sore harinya, sang pengemudi yang identitasnya belum dapat dipastikan, seketika kehilangan kendali dan mobil yang dikemudikannya tidak dapat dihentikan hingga akhirnya terjun ke dalam jurang.
Menurut Ipda Ferdhyan Mulya, “Pengemudi kemungkinan tak dapat mengendalikan kecepatan mobil, dan kondisi jalan yang berkelok membuat situasi semakin sulit. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini,” jelasnya ketika diwawancarai di lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung cukup lamban mengingat medan jurang yang curam dan sulit dijangkau. Dipastikan bahwa tim penyelamat bekerja keras buat mengangkat mobil dari jurang tersebut demi mencegah kemacetan lebih lanjut dan memastikan situasi kembali aman.
Tanggapan Warga dan Upaya Pencegahan
Kejadian ini tentunya memicu berbagai tanggapan dari masyarakat sekitar. Warga mengungkapkan kekhawatiran mereka akan keselamatan di sepanjang jalan tersebut. “Kami berharap pihak berwenang mampu memberikan rambu-rambu tambahan dan fasilitas keamanan lainnya untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” ujar Suryo, salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Selain itu, warga juga berharap ada pemeriksaan rutin terhadap kondisi jalan, terutama di area yang rawan kecelakaan.
Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap rambu lampau lintas dan sistem keselamatan di jalan tersebut. Mereka berjanji buat bekerjasama dengan pemerintah setempat guna menaikkan keamanan bagi pengguna jalan. Fana itu, sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara dan pengendalian kecepatan juga menjadi perhatian utama untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
Bagi pengendara, insiden ini dijadikan pelajaran krusial akan perlunya kewaspadaan ekstra, khususnya ketika mengemudi di kondisi jalan yang menantang dan berbahaya. Antisipasi terhadap kondisi cuaca dan inspeksi berkala pada kendaraan juga disarankan buat mengurangi potensi terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang. Diharapkan, dengan berbagai cara pencegahan yang sudah direncanakan, tragedi mobil terperosok ke dalam jurang dapat dihindari dan keselamatan di jalan raya senantiasa terjaga.




