
SUKABOGOR.com – Kota Bogor kembali menawarkan inovasi pakai memeriahkan bulan Ramadan dengan menyelenggarakan Bazar Ramadan yang diadakan di Pasar Gembong Sukasari, Kecamatan Bogor Timur. Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor dan Koperasi Jasa Kita Berbarengan Sejahtera (KJKBS). Acara yang digelar pada Minggu, 22 Februari 2026, ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Kegiatan ini bertujuan tak hanya buat menyambut bulan puasa dengan semarak, namun juga buat meningkatkan kegiatan ekonomi lokal, serta mendorong kebangkitan ekonomi pascapandemi. “Iya, ini dari Perumda PPJ dan Koperasi Jasa Kita Berbarengan Sejahtera berinisiatif buat menyelenggarakan,” ujar Dedie waktu menghadiri acara tersebut.
Kolaborasi untuk Kebangkitan Ekonomi
Cara strategis ini merupakan puncak dari berbagai usaha Kolaborasi antara entitas pemerintah dan sektor koperasi dalam memperkuat struktur ekonomi lokal. Kedua pihak, yakni PPJ Kota Bogor serta KJKBS, menawarkan solusi yang memungkinkan para pedagang lokal dan UMKM mengakses pasar yang lebih luas selama Ramadan. Ini merupakan bentuk konkret dari usaha pemulihan ekonomi yang bergerak serta pembangunan ketahanan ekonomi masyarakat. Di Bazar Ramadan ini, masyarakat dapat menemukan beragam jenis produk, mulai dari kebutuhan pokok, makanan khas Ramadan, hingga kerajinan tangan lokal. Berbagai promo menarik dan diskon juga ditawarkan buat memikat pengunjung dan menjadikan bazar ini lebih ramai. Keberadaan bazar ini tak cuma menaikkan semarak Ramadan tetapi juga meningkatkan keterlibatan sosial antara pelaku ekonomi dan masyarakat.
Mengukuhkan Identitas Budaya dan Sosial
Selain aspek ekonomi, Bazar Ramadan ini juga menjadi ajang buat melestarikan serta mengukuhkan identitas budaya dan sosial masyarakat di Kota Bogor. Dengan adanya acara tersebut, berbagai kegiatan seni dan budaya pun turut dihadirkan, seperti penampilan musik tradisional dan pertunjukan seni khas wilayah. Hal ini memberikan nuansa khas yang semakin memperkaya pengalaman berkunjung ke bazar. Menurut Wali Kota Dedie A. Rachim, berkumpulnya berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini tak cuma memperkuat solidaritas komunitas namun juga menjaga keragaman budaya lokal, yang menjadi salah satu kebanggaan Kota Bogor.
Kehadiran bazar ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam menyelenggarakan acara serupa buat tujuan pemulihan dan penguatan ekonomi, khususnya dalam situasi pascapandemi. Dengan mengedepankan asas jujur, kreatif, dan berkelanjutan, Kota Bogor berusaha lanjut menciptakan iklim yang aman bagi perkembangan ekonomi lokal dari hulu ke hilir. Lebih dari sekadar transaksi ekonomi, festival ini mengandung misi sosial yang dapat menyatukan berbagai lapisan masyarakat melalui kegiatan positive serta membangun korelasi langsung yang harmonis di antara mereka.
Melalui berbagai inisiatif semacam ini, diharapkan Kota Bogor semakin dikenal tak hanya sebagai tujuan wisata tetapi juga sebagai inspirasi dalam kolaborasi ekonomi dan pelestarian budaya. Dengan demikian, Bazar Ramadan di Pasar Gembong Sukasari bukan saja sekedar acara tahunan belaka, tetapi juga sebagai sarana efektif buat menghadirkan perubahan yang lebih bagus bagi Bogor dan sekitarnya.




