SUKABOGOR.com – Seremoni Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 dan Hari Jadi Bogor ke-544 diramaikan dengan kegiatan sosial yang berguna bagi masyarakat. IDI Cabang Kabupaten Bogor, bekerja sama dengan DKM Musholla Al-Muttaqin Graha Puspasari 1 Citeureup, menyelenggarakan khitanan massal gratis yang ditujukan spesifik bagi anak-anak dari keluarga dhuafa. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 4 Juni 2024 di Musholla Al-Muttaqien Graha Puspasari 1. Acara tersebut juga dihadiri oleh pejabat setempat, termasuk Kepala Dinas, yang menunjukkan dukungan dan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat.
Khitanan Massal: Wujud Kepedulian Sosial
Khitanan massal ini merupakan salah satu wujud kepedulian sosial dari IDI Cabang Kabupaten Bogor dan DKM Musholla Al-Muttaqin untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang bisa. Dengan menyediakan layanan khitan gratis buat 30 anak dhuafa, pihak penyelenggara berharap dapat menghadirkan senyuman di paras anak-anak tersebut dan membantu orang uzur mereka yang mungkin mempunyai kendala finansial. Layanan khitan tidak hanya dilihat dari sudut pandang medis, namun juga memiliki nilai moral dan spiritual sesuai dengan ajaran religi yang dianut.
Dukungan Pejabat dan Masyarakat
Keberhasilan acara ini tentu tak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik dari pemerintah setempat yang turut hadir melalui perwakilan, yaitu Kepala Dinas, maupun dari masyarakat sekitar yang dengan antusias ikut berpartisipasi. Kehadiran pejabat dalam acara ini mempertegas pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat buat meningkatkan kualitas hayati. Selain itu, dukungan materi maupun tenaga dari penduduk sekeliling membantu terciptanya suasana kekeluargaan yang hangat, dimana setiap orang berkontribusi buat kesejahteraan berbarengan.
Semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama yang diusung pada acara tersebut menjadi teladan bagi wilayah lain untuk melakukan kegiatan serupa. Tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik anak-anak melalui layanan khitan, namun juga mempererat interaksi sosial dan kemanusiaan dalam komunitas. Usaha ini menunjukkan bahwa dengan bekerja sama, banyak hal positif yang dapat diwujudkan demi kepentingan masyarakat luas. Acara seperti ini diharapkan dapat berlangsung secara rutin, sebagai wujud konkret dari pelayanan publik di bidang kesehatan yang menyentuh semua lapisan masyarakat.


