
SUKABOGOR.com – Sebuah insiden kebakaran terjadi di pabrik obat-obatan punya PT Phytochemindo Reksa yang berlokasi di area PT Darya Varia, Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Insiden ini dipicu oleh ledakan salah satu mesin oven pada Jumat, 16 Januari 2026, yang mengakibatkan kerusakan besar dan kerugian material yang signifikan. Kapolsek Gunungputri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, mengungkapkan penyebab kebakaran tersebut setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim dari Dinas Pemadam Kebakaran. Peristiwa ini menyoroti perlunya perhatian yang lebih serius terhadap standar operasional dan keselamatan kerja di industri pengolahan farmasi.
Penyelidikan dan Akibat Kerugian
Kapolsek Gunungputri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, menyatakan setelah melakukan olah TKP, diketahui bahwa kebakaran tersebut berasal dari meledaknya salah satu mesin oven di pabrik tersebut. Walau tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material yang ditanggung perusahaan tidaklah kecil. “Kerugian mencapai Rp4 miliar,” ungkap Kompol Aulia. Kebakaran ini bukan hanya menyebabkan kerugian material yang akbar tetapi juga mengganggu operasional pabrik yang memengaruhi proses produksi obat-obatan. Dampak ekonomi dari kebakaran ini memerlukan saat yang cukup lama buat pulih sepenuhnya, mengingat skala produksi dan distribusi perusahaan ini yang cukup luas. Selain itu, para pekerja juga menghadapi ketidakpastian dalam kegiatan operasional pabrik ke depannya, yang dapat memengaruhi kondisi finansial mereka.
Tindakan Pemulihan dan Pencegahan di Masa Depan
Menanggapi insiden ini, manajemen PT Phytochemindo Reksa sedang dalam tahap penilaian dan perencanaan tindakan pencegahan agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. “Kami berkomitmen buat menaikkan standar keselamatan kerja di pabrik kami. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kami buat melakukan peninjauan ulang terhadap seluruh prosedur keselamatan,” ungkap salah satu perwakilan perusahaan. Pihak perusahaan bekerja sama dengan tim pakar buat melakukan inspeksi menyeluruh terhadap peralatan dan sistem keselamatan di fasilitas produksi mereka. Selain itu, mereka juga berencana untuk mengadakan pelatihan keselamatan kerja yang lebih intensif bagi seluruh karyawan. Usaha pencegahan semacam ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan di masa mendatang dan meningkatkan kepercayaan para pekerja serta masyarakat luas terhadap keamanan pabrik.
Dengan langkah-langkah tegas dan berorientasi ke depan, dibarengi evaluasi menyeluruh dari pengalaman yang terjadi, perusahaan bertujuan untuk memastikan operasional produksi dapat berjalan fasih kembali, tanpa hambatan dan dengan tingkat keselamatan yang lebih baik. Ini tak cuma buat kepentingan perusahaan semata tetapi juga untuk menjamin keselamatan karyawan dan masyarakat di sekeliling lokasi pabrik. Masyarakat sekitar juga berharap insiden seperti ini tidak terjadi tengah di kemudian hari, sehingga ketenteraman dan keselamatan lingkungan sekitar dapat terpelihara dengan baik.




