Minggu, Februari 8, 2026
27.7 C
Bogor

Obesitas Rentan Terjadi di Perkotaan, Kemenkes RI Ungkap Norma yang Jadi Pemicunya

SUKABOGOR.com – Obesitas telah menjadi isu kesehatan yang sangat memprihatinkan terutama di kawasan perkotaan. Tingginya kasus obesitas tak cuma terjadi pada orang dewasa namun juga pada anak-anak dan remaja. Beralihnya pola kehidupan modern, terutama di wilayah perkotaan, sering kali diiringi dengan perubahan gaya hayati yang kurang sehat. Norma mengonsumsi makanan tinggi kalori dan rendah nutrisi serta kurangnya aktivitas fisik dianggap sebagai penyebab utama meningkatnya kasus obesitas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengungkapkan beberapa kebiasaan yang menjadi pemicu utama obesitas di wilayah perkotaan.

Peran Formasi Hidup Perkotaan dalam Kasus Obesitas

Dalam usaha memahami mengapa obesitas lebih rentan terjadi di perkotaan, penting buat menyoroti dampak dari urbanisasi terhadap formasi hayati masyarakat. Pola hayati yang serba lekas sering kali membikin orang-orang di kota akbar lebih memilih makanan instan yang cenderung tinggi lemak dan gula. Selain itu, tingginya tingkat konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis menjadi salah satu kontributor utama kasus obesitas. “Masyarakat kota lebih memilih makanan lekas saji yang praktis namun tak sehat,” ungkap seorang ahli gizi dari Kemenkes RI.

Kegiatan fisik yang rendah juga dianggap sebagai salah satu unsur penyebab obesitas di wilayah perkotaan. Gaya hayati modern yang banyak dipengaruhi oleh teknologi menyebabkan individu lebih sedikit dinamis. Alhasil, kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak terbakar dengan baik sehingga disimpan sebagai lemak. Bahkan, banyak anak-anak di perkotaan yang sudah terbiasa dengan pola hayati sedentari di mana mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget ketimbang melakukan aktivitas fisik.

Kondisi Anak dan Remaja di Lagi Maraknya Obesitas

Tidak cuma manusia dewasa, obesitas juga menjadi ancaman serius bagi anak-anak dan remaja di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang sudah mengalami urbanisasi. Sebuah laporan dari Jawa Timur menunjukkan bahwa konsumsi gula yang berlebihan menjadi perhatian krusial bagi kesehatan anak-anak sekolah. Kandungan gula yang tinggi dalam makanan dan minuman yang sering dikonsumsi anak-anak dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan yang tidak sehat. “Konsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan pada anak-anak menjadi perhatian serius bagi kami,” kata seorang pejabat kesehatan setempat.

Di Yogyakarta, fenomena obesitas pada anak-anak dan remaja juga semakin banyak ditemukan. Pola makan yang tak seimbang serta norma jajan sembarangan menjadi unsur pendorong besar dalam meningkatnya kasus ini. Selain itu, dosen gizi dari sebuah universitas terkemuka menambahkan bahwa anak-anak era sekarang semakin jarang bergerak, “Kurangnya aktivitas fisik di kalangan anak muda memperbesar risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya,” jelasnya.

Mengatasi masalah obesitas membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Pendidikan kesehatan yang komprehensif dan program penurunan berat badan yang efektif sangat diperlukan buat membantu individu terhindar dari bahaya obesitas. Usaha ini harus dimulai sejak dini agar generasi mendatang dapat tumbuh sehat dan terhindar dari berbagai penyakit degeneratif yang berpotensi muncul akibat obesitas. Pemerintah berbarengan masyarakat harus bekerja sama dalam mengembangkan lingkungan sehat yang mendukung gaya hidup aktif dan formasi makan yang bagus.

Hot this week

Tabung Gas di Gunungputri Meledak

SUKABOGOR.com - Sebuah insiden yang mengkhawatirkan terjadi di Desa...

Final AFC Futsal Asian Cup 2026: Indonesia Kejutkan Iran di Babak Pertama

I'm unable to access specific content from the URL...

Lansia 83 Tahun di Sukaraja Tercebur ke Sumur

SUKABOGOR.com - Seorang laki-laki terus usia (Lansia) berumur 83...

THE 1O1 Hotel Bogor Suryakancana Hadirkan Premium Buffet Ramadan

SUKABOGOR.com - Dalam rangka merayakan datangnya bulan suci Ramadan...

Wamensos Dorong Pemerintah Wilayah Perbaiki Data Warga Miskin Usai Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

SUKABOGOR.com - Kemiskinan di Indonesia menjadi isu yang terus...

Topics

Tabung Gas di Gunungputri Meledak

SUKABOGOR.com - Sebuah insiden yang mengkhawatirkan terjadi di Desa...

Final AFC Futsal Asian Cup 2026: Indonesia Kejutkan Iran di Babak Pertama

I'm unable to access specific content from the URL...

Lansia 83 Tahun di Sukaraja Tercebur ke Sumur

SUKABOGOR.com - Seorang laki-laki terus usia (Lansia) berumur 83...

THE 1O1 Hotel Bogor Suryakancana Hadirkan Premium Buffet Ramadan

SUKABOGOR.com - Dalam rangka merayakan datangnya bulan suci Ramadan...

Demam Tinggi dan Muntah Terus-Menerus, Waspadai Demam Berdarah Dengue

SUKABOGOR.com - Dalam menghadapi penularan penyakit demam berdarah dengue...

Antisipasi Virus Nipah, Ketua Komisi E DPRD Harap Pemprov Jatim Perkuat Pengawasan

SUKABOGOR.com - Ancaman penyebaran Virus Nipah semakin menjadi perhatian...

Video: Viral Konten Guru dan Murid Diduga Child Grooming di Sukabumi

SUKABOGOR.com - Konten video yang memperlihatkan interaksi antara guru...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img

    slot gacor

    sukabet

    link judi bola

  1. https://dewaasia.org/
  2. https://dewaasia.net/
  3. https://dewaasia.win/
  4. https://dewaasia.it.com/
  5. dewaasia
  6. dewaasia
  7. galaxy138
  8. galaxy138
  9. galaxy138
  10. galaxy138
  11. galaxy138
  12. galaxy138
  13. galaxy138
  14. kartuwin
  15. kumbang66
  16. brahmana88
  17. suka-media.com
  18. sukabanten.com
  19. sukabatam.com
  20. sukabekasi.com
  21. sukabogor.com
  22. sukagoal.com
  23. sukatangerang.com
  24. sukajakarta.com
  25. sukadepok.com
  26. sukajabar.id
  27. sukabali.id
  28. sukapekanbaru.com
  29. sukapontianak.com
  30. sukamedan.id
  31. sukajogja.com
  32. sukasurabaya.com
  33. sukapalembang.com
  34. sukajateng.id
  35. sukajatim.id
  36. sbypresidenku.com