
SUKABOGOR.com – Volume penumpang di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, menunjukkan peningkatan yang signifikan jelang pergantian tahun baru. Berdasarkan laporan yang diterima dari Mediabogor.co, kenaikan volume penumpang mulai terasa sejak tanggal 19 Desember 2025. Menurut David, selaku admin Terminal Baranangsiang, pada tanggal 19 Desember tersebut terjadi peningkatan penumpang hingga 2 persen. Namun, lonjakan yang lebih tajam tercatat pada tanggal 20 Desember dengan peningkatan yang mencapai 22 persen dan tren ini masih berlanjut hingga saat ini. Buat menghadapi situasi ini, pihak terminal semakin memperketat protokol kesehatan serta menambah jumlah personel untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para penumpang.
Peningkatan Penumpang dan Antisipasi Terminal
David, perwakilan terminal, menyampaikan bahwa lonjakan yang terjadi merupakan suatu indikasi positif bagi ekonomi lokal, namun sekaligus menuntut kesiapan lebih dari pihak pengelola terminal. “Kami bertugas memastikan para penumpang masih merasa nyaman dan aman selama berada di terminal, terutama dengan adanya peningkatan jumlah penumpang seperti ini,” ujar David. Persiapan menghadapi libur akhir tahun ini telah direncanakan dengan matang, termasuk penambahan fasilitas serta peningkatan kebersihan di area terminal. Selain itu, pihak terminal juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti kepolisian dan dinas perhubungan pakai menjaga kelancaran arus lampau lintas di sekeliling zona terminal.
Menanggapi situasi ini, pihak terminal tak hanya berfokus pada penambahan personel keamanan, melainkan juga pemeliharaan fasilitas transportasi yang memadai bagi para penumpang. Kendaraan transportasi umum yang beroperasi dari terminal pun diperiksa secara berkala buat memastikan kelaikan jalan sebelum mengangkut penumpang. Usaha ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi, mengingat padatnya arus penumpang mampu menaikkan potensi masalah kalau tak diantisipasi dengan baik. Akses menuju dan keluar dari Terminal Baranangsiang juga diusahakan masih fasih dengan adanya rekayasa lampau lintas di sekeliling area tersebut, agar lonjakan penumpang tak tiba menimbulkan kemacetan.
Tantangan dan Harapan di Tengah Lonjakan Penumpang
David menambahkan bahwa kendala yang dihadapi ketika ini lebih kepada menjaga keseimbangan antara keamanan dan kenyamanan penumpang. “Sebagai pengelola, kami harus memastikan keseimbangan antara kebutuhan peningkatan layanan dan protokol kesehatan yang statis harus diutamakan,” kata David. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit, terutama dengan situasi pandemi yang belum sepenuhnya berakhir. Pihak terminal memastikan adanya pengecekan suhu tubuh bagi semua penumpang dan menyediakan fasilitas penunjang seperti tempat cuci tangan dan hand sanitizer di berbagai titik strategis.
Semua persiapan yang telah dilakukan diharapkan dapat memaksimalkan pengalaman para penumpang selama periode libur akhir tahun ini. Keramaian yang terjadi di Terminal Baranangsiang diharapkan mampu memberikan efek positif, tak cuma bagi pengelola transportasi, tetapi juga bagi sektor ekonomi lokal secara keseluruhan. Taraf kunjungan yang meningkat juga menjadi tanda kebangkitan pasca-pandemi, dimana masyarakat mulai kembali melaksanakan berbagai aktivitas termasuk bepergian buat liburan atau mengunjungi keluarga di luar kota. Harapannya, terminal mampu terus melanjutkan pemugaran dan penyesuaian layanan seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan ekspektasi penumpang.




