SUKABOGOR.com –
Peningkatan Produktivitas Pertanian di Cicau
Golongan Tani Berkah Sakabeh yang berada di Desa Cicau, Kabupaten Bekasi, telah mengalami peningkatan signifikan dalam produksi pertanian mereka. Sebelumnya, kelompok tani ini cuma bisa melakukan dua kali panen dalam satu tahun. Tetapi, berkat pemanfaatan listrik melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Electrifying Agriculture, yang diprakarsai oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Lagi (UIT JBT), kini mereka berhasil melakukan panen hingga tiga kali setahun. Program ini telah mengubah cara petani dalam mengelola lahan mereka dengan lebih efisien, memastikan penggunaan sumber daya yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Listrik yang disalurkan melalui program TJSL ini digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pengairan dan penyediaan daya untuk alat-alat pertanian. Dengan adanya suplai listrik yang stabil, petani mampu mengurangi ketergantungan pada unsur cuaca dan meningkatkan kontrol terhadap proses irigasi lahan. “Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang telah membantu meningkatkan produktivitas lahan kami. Sekarang, hasil panen kami lebih banyak dan kualitasnya pun meningkat,” ujar Ketua Kelompok Tani Berkah Sakabeh. Dukungan ini tidak hanya menaikkan hasil produksi, tetapi juga memberikan akibat positif bagi perekonomian lokal.
Manfaat Sosial dan Ekonomi dari Program TJSL
Program TJSL Electrifying Agriculture tak hanya memberikan manfaat langsung kepada petani di Desa Cicau, namun juga berdampak luas bagi komunitas sekitar. Dengan peningkatan produktivitas, petani memiliki kesempatan buat meningkatkan penghasilan mereka, yang secara langsung meningkatkan taraf hidup keluarga mereka. Selain itu, keberhasilan program ini juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga setempat, membantu mengurangi tingkat pengangguran di wilayah tersebut.
Secara ekonomi, program ini turut mendukung penciptaan sistem pertanian yang lebih mandiri dan berdaya saing. Petani kini bisa menjual hasil panen mereka dengan lebih kompetitif di pasar lokal dan regional, mengingat kualitas serta kuantitas produksi yang lebih bagus. Dampak dari program ini juga harmoni dengan usaha pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan nasional, di mana Desa Cicau menjadi misalnya konkret implementasi teknologi dalam sektor pertanian. Keberhasilan yang diraih oleh Golongan Tani Berkah Sakabeh menginspirasi desa-desa lain di Indonesia buat mengadopsi pendekatan serupa, menunjukkan bahwa dengan dukungan yang pas, sektor pertanian Indonesia dapat berkembang dan menjadi pilar krusial perekonomian bangsa.



