
SUKABOGOR.com – Kolaborasi buat Lingkungan: Inisiatif Tebar 7000 Ikan di Sungai Cigamea Pamijahan
Para pemuda dan berbagai elemen masyarakat dari Desa Pamijahan, Kabupaten Bogor, telah berkolaborasi dalam usaha pelestarian lingkungan dengan mengadakan kegiatan penebaran 7000 ikan di Sungai Cigamea. Kegiatan ini tak cuma melibatkan Himpunan Pemuda Pamijahan (Hipam), namun juga didukung oleh Pemerintah Desa Pamijahan dan berbagai pihak lainnya seperti Karang Taruna, Relawan Susur Sungai (Resus), serta Aliansi Jurnalis Acuh Lingkungan Indonesia (AJPLI). Tujuan primer dari acara ini adalah buat menjaga ekosistem sungai serta menaikkan pencerahan penduduk akan pentingnya menjaga sumber daya alam yang berkelanjutan.
Kegiatan ini juga melibatkan kontribusi dari beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) terkait, seperti UPT Balai Benih Ikan Kabupaten Bogor, UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Daerah IV, dan UPT DLH Leuwiliang Daerah VI. Selain itu, kemitraan dilakukan dengan Rumpin Nursery Center of Excellence yang secara aktif mendukung berbagai kegiatan pelestarian lingkungan. “Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk keberlangsungan ekosistem. Melalui penebaran ikan ini, diharapkan mampu memulihkan populasi ikan serta mendukung kehidupan komunitas lokal yang hidup dari hasil sungai,” ujar seorang perwakilan dari Hipam.
Mengarungi Masa Depan: Dampak Positif dan Asa dari Penebaran Ikan
Penebaran ikan ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi ekosistem Sungai Cigamea, khususnya dalam memulihkan dan menjaga keseimbangan hayati. Dengan meningkatkan populasi ikan, keseimbangan rantai makanan di sungai diharapkan dapat terjaga dan berkontribusi pada keberlanjutan sumber energi air di Pamijahan. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi model yang bisa diterapkan di wilayah lain yang mempunyai permasalahan serupa dengan sungai yang mengalami degradasi.
Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga memiliki dampak sosial positif bagi masyarakat lokal. Partisipasi penduduk, khususnya pemuda, dalam kegiatan ini memberikan pendidikan praktis tentang pentingnya menjaga lingkungan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kelestarian alam sekeliling. Ini tentunya akan membuka peluang bagi ekonomi lokal, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil perikanan. Diharapkan dengan upaya seperti ini, masyarakat setempat bisa memperoleh hasil tangkapan yang lebih bagus di masa mendatang, sehingga menaikkan kesejahteraan komunitas lokal.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, kegiatan seperti ini dapat lanjut dilakukan buat mendorong perubahan menuju lingkungan yang lebih sehat dan lestari. Asa besar kedepannya adalah dapat melibatkan lebih banyak komunitas, organisasi, dan instansi dalam usaha serupa, sehingga dapat melahirkan program-program inovatif lainnya yang berfokus pada pelestarian lingkungan di berbagai wilayah lainnya.




