
SUKABOGOR.com –
Pembahasan Planning Kerja PDAM Tirta Pakuan 2026
Komisi II DPRD Kota Bogor baru-baru ini mengadakan rapat krusial yang melibatkan jajaran manajemen PDAM Tirta Pakuan. Acara ini diadakan dalam rangka membahas planning kerja perusahaan tersebut buat tahun anggaran 2026. Pertemuan tersebut bertujuan buat memastikan bahwa PDAM Tirta Pakuan, sebagai perusahaan wilayah yang bertugas menyediakan air kudus bagi masyarakat, berada pada jalur yang tepat dan sejalan dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah wilayah dan manajemen PDAM dalam rangka menaikkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Pembahasan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan yang diemban oleh DPRD. Pengawasan tersebut mencakup penilaian terhadap kinerja serta arah kebijakan yang diterapkan oleh PDAM Tirta Pakuan. Harapannya, evaluasi ini dapat memberikan gambaran yang lebih jernih mengenai langkah-langkah yang perlu diambil untuk memperbaiki dan menyempurnakan layanan. Dalam rapat yang berlangsung pada Kamis (22/1/2026) tersebut, majemuk topik dibahas, mulai dari peningkatan infrastruktur, manajemen sumber daya, hingga strategi penanganan masalah ketersediaan air yang sering kali menjadi tantangan di Kota Bogor.
Optimalisasi Layanan Demi Kepuasan Masyarakat
PDAM Tirta Pakuan diharapkan dapat lebih mengoptimalkan pelayanannya sehingga mampu memenuhi kebutuhan air bersih semua masyarakat Kota Bogor secara merata dan berkualitas. Optimalisasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk pemeliharaan dan pengembangan infrastruktur yang sudah ada, serta pemanfaatan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi distribusi air. Selain itu, kolaborasi dengan stakeholder lain juga diperkuat guna menciptakan solusi yang lebih komprehensif.
“DPRD Kota Bogor mempunyai komitmen kuat buat mendorong PDAM Tirta Pakuan dalam meningkatkan pelayanan. Kebutuhan air bersih adalah hal mendasar yang harus dipenuhi dengan kualitas terbaik,” kata Ketua Komisi II, Achmad Rifki Alaydrus. Selain itu, keterbukaan informasi dan komunikasi antara PDAM dan masyarakat juga diharapkan dapat semakin ditingkatkan. Hal ini agar masyarakat dapat lebih memahami berbagai program dan kebijakan yang diterapkan, serta semakin yakin terhadap usaha yang dilakukan PDAM dalam memberikan layanan terbaik.
Dengan adanya berbagai usaha dan pembahasan yang dilakukan oleh DPRD Kota Bogor dan PDAM Tirta Pakuan, diharapkan tahun 2026 menjadi momentum bagi peningkatan layanan air kudus di Kota Bogor. Semua pihak terkait diharapkan melaksanakan semua planning kerja dengan sebaikbaiknya, demi terwujudnya pelayanan yang lebih optimal dan memuaskan bagi masyarakat.



