
SUKABOGOR.com – Di San Siro, sebuah ambisi akbar dari AC Milan untuk merengkuh gelar Scudetto harus menghadapi ujian berat setelah rekor tak terkalahkan mereka dipecahkan oleh Parma. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, AC Milan harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari tim tamu yang bermain solid sepanjang pertandingan.
Rekor Tak Terkalahkan Milan Terhenti di Tangan Parma
Setelah menjalani musim dengan performa impresif, AC Milan harus berhadapan dengan kenyataan pahit waktu mereka menjamu Parma di San Siro. Banyak yang telah memperkirakan bahwa Rossoneri akan melanjutkan tren positif mereka, tetapi asa tersebut sirna setelah Parma berhasil mengejutkan mereka di hadapan pendukung sendiri. Parma tampil dengan strategi yang matang, memainkan pertahanan yang kokoh serta serangan balik yang mematikan. Gol tunggal dalam pertandingan ini dicetak oleh pemeran Parma menjelang akhir babak kedua, membuat AC Milan tidak bisa membalas hingga peluit akhir dibunyikan.
Pelatih Parma, Carlos Cuesta, setelah pertandingan mengungkapkan kebanggaannya atas kemenangan ini. “Ini adalah kemenangan besar bagi kami. Mengalahkan tim sekelas AC Milan di kandang mereka adalah hasil dari kerja keras seluruh pemeran dan staf,” ujarnya. Pernyataan tersebut seolah menjadi penegas bahwa kemenangan ini bukanlah keberuntungan semata, melainkan hasil dari strategi matang yang berhasil diterapkan sepanjang laga.
Imbas Kekalahan Terhadap Posisi AC Milan di Klasemen
Kekalahan dari Parma ini tentunya berdampak signifikan terhadap posisi AC Milan dalam klasemen fana Serie A. Sebelumnya, mereka berada dalam posisi yang menjanjikan buat mendekati perolehan poin Inter Milan sebagai pemuncak klasemen. Tetapi, dengan kekalahan ini, Milan harus puas tertahan dan kehilangan momentum untuk menambah jarak dari pesaing lainnya.
Selain akibat langsung pada klasemen, kekalahan ini juga menjadi tamparan bagi AC Milan dalam menjaga konsistensi tim. Setelah selama 183 hari menorehkan prestasi tanpa kekalahan, Milan kini dihadapkan pada tantangan buat kembali bangkit dan menyusun strategi yang lebih bagus di laga selanjutnya. Manajer tim, dalam konferensi pers usai pertandingan, menyatakan bahwa mereka perlu melakukan evaluasi menyeluruh dan meningkatkan variasi taktik agar tak mudah ditebak oleh lawan.
Tidak mampu dipungkiri, dengan sisa laga yang masih panjang, peluang AC Milan buat meraih Scudetto statis terbuka. Tetapi, kekalahan ini sekaligus menjadi alarm bagi mereka untuk waspada dan melakukan perbaikan dalam tim. Para pendukung berharap Milan dapat segera bangun dan memperlihatkan ketahanan mental serta performa yang maksimal di pertandingan-pertandingan mendatang. Perjalanan menuju gelar pemenang memang tidaklah mudah, dan Milan kini berada di persimpangan jalan yang menuntut kebangkitan segera agar impian Scudetto masih terjaga.




