SUKABOGOR.com –
Peningkatan Jumlah Penerimaan Siswa Unggulan di ITB
Di tahun 2026, Institut Teknologi Bandung (ITB) mencatatkan peningkatan jumlah penerimaan siswa dari SMA Unggulan CT ARSA. Delapan siswa dari sekolah tersebut berhasil diterima di ITB, sebuah peningkatan dari tahun sebelumnya, 2025. Hal ini menjadi kabar membanggakan, mengingat persaingan yang ketat di antara para calon mahasiswa baru. SMA CT ARSA sendiri dikenal sebagai salah satu sekolah yang berkomitmen tinggi dalam membina prestasi akademik para siswanya. “Kami bangga mampu mencetak siswa-siswa yang mampu bertanding di tingkat nasional,” ujar perwakilan sekolah dalam konferensi pers di kampus mereka.
Lebih jauh, budaya belajar yang disiplin dan dukungan dari tenaga pengajar yang berkompeten menjadi kunci sukses SMA CT ARSA dalam mencetak siswa berprestasi. Mereka dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang memadai, sehingga para siswa dapat mengembangkan potensi diri mereka secara maksimal. Tak cuma unggul dalam akademik, para siswa juga didorong buat mengembangkan kemampuan di bidang lain, seperti seni dan olahraga, guna membentuk pribadi yang seimbang. “Kami percaya bahwa pendidikan yang menyeluruh akan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di manapun mereka berada,” lanjut perwakilan tersebut.
Sofia: Kisah Inspiratif dari Anak Buruh yang Masuk ITB
Sofia, salah satu dari delapan siswa tersebut, memiliki kisah inspiratif yang patut diacungi jempol. Berasal dari keluarga sederhana di mana sang ayah adalah buruh, Sofia tak pernah patah semangat buat menggapai cita-citanya. Disiplin dan kerja keras yang ditanamkan kedua manusia tuanya sejak mini menjadi modal utama Sofia buat mencicipi bangku pendidikan di salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia, ITB. “Tidak ada kata menyerah bila cita-cita begitu diinginkan,” tegas Sofia saat diwawancarai.
Kisah Sofia menyuntikkan semangat bagi banyak anak muda lainnya buat tak putus harapan mengejar mimpi meskipun segala keterbatasan menghimpit. Latar belakang yang kurang mendukung dari segi ekonomi tak menyurutkan niat dan semangat Sofia untuk menembus salah satu kampus terbaik. Ini membuktikan bahwa dengan kemauan yang keras, kesempatan selalu ada bagi siapa saja yang berusaha. Pengalaman Sofia mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah hak setiap manusia dan upaya tak pernah mengkhianati hasil. “Setiap tetes keringat adalah langkah menuju sukses,” tambah Sofia dengan senyum bangga.
Dengan meningkatnya jumlah penerimaan siswa berkualitas dari berbagai latar belakang dan daerah, ITB terus berkomitmen buat menghasilkan generasi yang berguna bagi bangsa dan negara. Selain akademik, pengembangan karakter juga menjadi fokus primer institut ini, sehingga alumninya dapat berkontribusi positif dalam berbagai sektor. Ini sejalan dengan visi ITB untuk menjadi perguruan tinggi yang tak hanya dikenal di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional.


