SUKABOGOR.com – Dalam usaha memberikan kejelasan terkait video yang tengah viral di media sosial, Humas Teras Nona Manis, Fransiskus Darma atau akrab disapa Franky, melakukan klarifikasi krusial mengenai dugaan keributan yang dikaitkan dengan salah satu zona kafe mereka, yaitu Tipzy Bears.
Klarifikasi dari Pihak Teras Nona Manis
Fransiskus Pengabdian menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial tak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi. Dalam keterangan yang diberikan, pihak Teras Nona Manis menyatakan bahwa keributan yang terekam dalam video tersebut sebenarnya tak terjadi di area Tipzy Bears, salah satu porsi dari kafe mereka yang terletak di Teras Nona Manis. Franky juga menambahkan bahwa informasi yang galat ini telah menimbulkan persepsi negatif terhadap Tipzy Bears dan Teras Nona Manis secara umum.
Menggarisbawahi pentingnya klarifikasi ini, Franky menekankan, “Kami sangat menyesalkan adanya informasi yang salah terkait lokasi keributan dalam video tersebut. Kami memastikan bahwa keributan tidak terjadi di zona Tipzy Bears dan sedang mengambil langkah untuk mengatasi kesalahpahaman ini.” Pernyataan ini menjadi wujud keseriusan pihak pengelola dalam menjaga nama bagus serta pengalaman pelanggan di Teras Nona Manis.
Upaya Mengatasi Kesalahpahaman
Lebih terus, untuk menghindari kesalahpahaman di masa depan, pihak Teras Nona Manis juga berencana buat meningkatkan sistem keamanan dan komunikasi di tempat mereka. “Kami akan semakin memperketat pengawasan dan memastikan informasi yang pas tiba kepada pelanggan kami,” ujar Franky. Selain itu, mereka juga mengajak seluruh pihak buat lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tak menimbulkan kegaduhan maupun kerugian bagi pihak-pihak yang tak bersalah.
Dalam rangka memulihkan nama baik dan memastikan tak ada kesalahan informasi di masa mendatang, Teras Nona Manis berkomitmen untuk lebih proaktif dalam komunikasi dengan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menekan kemungkinan terulangnya insiden serupa dan meminimalisasi efek negatif dari penyebaran informasi yang belum tentu betul.



