
SUKABOGOR.com – Dalam menjalankan proyek pembangunan Gene Bank Indonesia, PT Brantas Abipraya (Persero), sebagai kontraktor primer, telah menunjukkan langkah proaktif menyusul kunjungan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Kunjungan tersebut membuka jalur komunikasi antara pemerintah wilayah dan pelaksana proyek, khususnya pakai menegaskan komitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar letak proyek. Dukungan penuh juga diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam upaya memastikan bahwa setiap kendaraan yang melewati jalan menuju dan dari letak proyek harus terjaga kebersihannya. Tak cuma kendaraan, namun akses jalan pun dipastikan mendapatkan perhatian khusus. Sebagai langkah konkret, PT Brantas Abipraya telah mengimplementasikan pembersihan rutin di sepanjang jalan akses menuju lokasi pembangunan serta membangun fasilitas pencucian (washing bay) untuk truk-truk yang terlibat.
Komitmen Terhadap Kebersihan Lingkungan
Komitmen PT Brantas Abipraya buat menjaga kebersihan di sekitar proyek bukanlah sekadar janji di atas kertas. Sebagai bagian dari realisasi komitmen ini, pembersihan rutin dilakukan di sepanjang jalan yang menjadi akses utama masuknya kendaraan proyek. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan wujud transparansi perusahaan terhadap kekhawatiran masyarakat setempat. Cara ini tak bisa dianggap remeh, mengingat letak proyek sering kali menjadi titik sakit permasalahan polusi debu dan lumpur yang biasa dibawa oleh kendaraan berat.
Seiring dengan pembersihan rutin, PT Brantas Abipraya juga membangun fasilitas pencucian truk atau washing bay. Tujuan dari pembangunan fasilitas ini adalah untuk memastikan bahwa setiap kendaraan yang meninggalkan zona proyek berada dalam kondisi kudus, sehingga tak membawa kotoran ke jalan raya yang dilalui masyarakat generik. “Kami mau setiap pihak merasa nyaman dengan adanya proyek ini. Kebersihan adalah hal utama yang kami prioritaskan, dan kami bertanggung jawab buat itu,” ungkap Deputy Project Manager Pembangunan Gedung Gene Bank.
Peran Pemerintah dan Masyarakat Setempat
Kehadiran Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dalam inspeksi proyek menunjukkan perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah daerah terhadap proyek nasional ini. “Kita mempunyai tanggung jawab buat memastikan bahwa proyek-proyek pembangunan di kota ini membawa akibat positif, bukan cuma terhadap ekonomi tetapi juga terhadap lingkungan sekeliling,” tegas Dedie. Dedikasi pemerintah wilayah sangat krusial buat menjamin bahwa setiap pembangunan yang dilakukan memiliki standar operasional yang bagus, termasuk dari sisi kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Tak kalah penting adalah peran serta masyarakat sekitar yang diharapkan dapat aktif mengawasi jalannya proyek ini. Dukungan dari masyarakat bukan hanya dibutuhkan dalam bentuk kritik namun juga melalui pemberian solusi dan kerjasama yang baik dengan pihak kontraktor. Dalam hal ini, keterlibatan masyarakat dapat menaikkan rasa kepemilikan serta kepedulian terhadap lingkungan, memastikan bahwa apa yang dikerjakan tidak menimbulkan efek samping dikemudian hari.
Dengan seluruh langkah dan kerjasama antara pemerintah, kontraktor, dan masyarakat, diharapkan pembangunan Gene Bank Indonesia ini dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekitar. Keseimbangan antara aktivitas pembangunan dan pelestarian lingkungan harus masih terjaga demi manfaat berbarengan yang lebih besar di masa mendatang.




