
SUKABOGOR.com – Sebuah insiden pencurian terekam jelas oleh kamera CCTV di Alfamart yang terletak di Jalan KSR Dadi Kusmayadi 2, Kelurahan Lagi, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Kejadian ini terungkap setelah video rekaman beredar luas di masyarakat. Pada video tersebut, tampak tiga manusia yang tampaknya berusaha terlihat seperti pelanggan normal yang sedang berbelanja. Namun, niat sebenarnya dari ketiga manusia tersebut malah jauh dari yang mereka perlihatkan di depan kamera pengawas.
Modus Operasi Pura-pura Belanja
Aksi pencurian tersebut terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, tepat pada pukul 19.00 WIB. Dalam rekaman tersebut, ketiganya tampak masuk ke dalam toko dengan santai, layaknya konsumen yang ingin membeli kebutuhan sehari-hari. Tetapi, tidak lambat berselang, aksi mereka yang sebenarnya mulai terlihat. Mereka mulai mengambil barang-barang tanpa membayarnya dan berusaha mengelabui karyawan toko. Dengan dinamis lekas, mereka menyusun strategi seakan-akan cuma sedang memilih barang belanjaan biasa.
Menurut seorang saksi yang tak mau disebutkan namanya, para pelaku sangat diam dan tak menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan. “Mereka tampak seperti pembeli biasa, memilih barang dan bergantian berbicara satu sama lain,” ujarnya. Ketiga pelaku berhasil menggasak barang-barang dengan nilai total mencapai Rp4 juta. Hingga saat ini, pihak kepolisian statis melakukan penyelidikan lebih terus dengan memeriksa rekaman CCTV dan mencoba melacak jejak ketiga pelaku tersebut.
Tindakan Keamanan dan Respons Publik
Pihak manajemen Alfamart di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian begitu menyadari adanya pencurian. Tindakan lekas ini dilakukan buat memastikan keamanan dan kenyamanan para pelanggan serta karyawan. Sistem keamanan juga sedang dibenahi buat mencegah insiden serupa terulang di masa mendatang. “Kami sangat berkomitmen buat meningkatkan keamanan di semua gerai kami,” ungkap seorang perwakilan dari manajemen.
Peristiwa ini menimbulkan reaksi majemuk di kalangan masyarakat. Banyak yang merasa cemas dengan meningkatnya tindak kriminal di daerah mereka. Di sisi lain, kejadian ini juga memunculkan perbincangan mengenai pentingnya buat selalu waspada di tempat generik dan mengandalkan teknologi, seperti CCTV, untuk membantu keamanan sehari-hari. Beberapa penduduk berharap adanya peningkatan patroli dari pihak keamanan buat mengurangi risiko kejahatan di sekeliling letak perbelanjaan mereka.
Pencerahan akan cara pencegahan selalu menjadi topik penting saat membicarakan keamanan publik. Insiden di Cibinong ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat hukum untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan kondusif. Sebagai masyarakat, selalu diingatkan buat melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang agar keamanan di sekeliling tetap terjaga. Dengan ikatan kerja sama yang bagus, diharapkan kejadian serupa tidak akan terjadi tengah di masa mendatang.


