
SUKABOGOR.com – Keberhasilan Garudayaksa FC dalam mengalahkan Persekat Tegal dengan skor tipis 2-1 menjadi sorotan utama dalam laga yang berlangsung di Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Laga kali ini menjadi semakin istimewa karena disaksikan langsung oleh instruktur Timnas Indonesia, John Herdman. Beliau terlihat memantau secara langsung jalannya pertandingan dari tribun VVIP pada Sabtu, 14 Februari 2026. Atmosfer di stadion begitu semarak dengan kehadiran para penggemar dari kedua tim yang memberikan dukungan penuh kepada para pemeran.
Garudayaksa FC Unggul di Bawah Pantauan John Herdman
Sejak peluit dimulainya pertandingan dibunyikan, Garudayaksa FC menunjukkan performa yang solid dan disiplin, seolah ingin memberi kesan mendalam kepada John Herdman. Pada babak pertama, Garudayaksa FC berhasil memanfaatkan peluang melalui serangan balik yang lekas, membuahkan hasil dengan gol pembuka yang membuat tim unggul terlebih dahulu. Kelebihan ini memberikan suntikan semangat kepada para pemeran buat bermain lebih militan dan terorganisir. Persekat Tegal, meskipun tertinggal, tak tinggal tenang dan lanjut berusaha menekan balik melalui serangan sayap yang cukup merepotkan pertahanan Garudayaksa.
John Herdman, dengan pengalamannya yang luas dalam menangani tim nasional, tampak serius memantau taktik dan strategi permainan yang diterapkan oleh kedua tim. Kehadiran Herdman dalam laga ini diharapkan dapat menjadi ajang penilaian bagi para pemain untuk menampilkan yang terbaik di hadapan instruktur yang memiliki reputasi internasional. Selain itu, peluang ini juga menjadi momen bagi Herdman buat memandang potensi pemain lokal yang mungkin mampu dioptimalkan di tingkat nasional. “Kualitas permainan anak-anak Garudayaksa sangat mengesankan,” demikian salah satu fans Garudayaksa yang hadir mengomentari permainan tim kesayangannya.
Persekat Tegal Berjuang Mati-Matian
Menjelang babak kedua, Persekat Tegal menaikkan intensitas permainan mereka. Tidak ingin pulang dengan tangan hampa, tim ini berjuang mati-matian untuk menyamakan kedudukan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65 ketika salah satu pemain mereka mencetak gol balasan yang kembali menyeimbangkan skor menjadi 1-1. Euforia pendukung Persekat tumpah ruah dari tribun penonton. Tetapi, Garudayaksa FC tak membiarkan momentum beralih sepenuhnya kepada tim musuh. Mereka segera merespons dengan menaikkan koordinasi permainan serta determinasi tinggi dalam merebut bola.
Perubahan strategi yang diterapkan oleh pelatih Garudayaksa terbukti efektif. Tekanan dari barisan depan hingga pertahanan yang kokoh membikin Persekat Tegal kesulitan buat mengembangkan permainan. Puncaknya, Garudayaksa FC berhasil mencetak gol kemenangan pada menit ke-78, yang disambut meriah oleh seluruh stadion. Gol tersebut memastikan kemenangan Garudayaksa dengan skor akhir 2-1. Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Garudayaksa FC di klasemen fana Pegadaian Championship dan mendapatkan pujian khusus dari John Herdman. “Mereka menunjukkan semangat juang yang luar biasa,” kata Herdman seusai pertandingan seraya berharap ke depannya bisa menatap lebih banyak talenta muda dari kompetisi lokal.
Laga ini bukan cuma soal meraih tiga poin, namun juga menjadi bukti nyata dari usaha dan kerja keras yang telah dibangun oleh tim. Garudayaksa FC membuktikan bahwa dengan memanfaatkan potensi lokal dan disiplin yang tinggi, mereka dapat bertanding dan mengalahkan tim-tim kuat di liga. Segala upaya yang ditampilkan dalam laga di hadapan John Herdman tentu diharapkan dapat membuka peluang lebih akbar bagi para pemain untuk menunjukkan keterampilan mereka di level yang lebih tinggi, termasuk dalam seleksi tim nasional Indonesia di masa mendatang.




