
SUKABOGOR.com – Pencarian intensif terhadap Franky, seorang pekerja proyek berusia 25 tahun, yang terjatuh ke dalam Sungai Cisadane akhirnya membuahkan hasil. Setelah pencarian yang dilakukan dengan berbagai upaya, tim SAR berhasil menemukan jasad Franky di daerah Serpong, Tangerang. Proses pencarian yang dilakukan tidaklah mudah sebab harus menghadapi berbagai hambatan, seperti kondisi cuaca yang tak menentu dan arus sungai yang deras. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pelbagai sumber, inovasi jasad ini berawal dari laporan seorang penduduk yang sedang berada di sekitar Sungai Cisadane.
Proses Pencarian dan Inovasi Jasad
Pada hari kejadian, Franky tengah bekerja merenovasi Jembatan Leuwiranji ketika insiden malang tersebut terjadi. Saat itu, kondisi cuaca dikabarkan memang tidak mendukung dengan hujan yang cukup deras, menyebabkan permukaan jembatan menjadi licin. Franky terjatuh ke dalam sungai dan langsung terbawa arus yang deras. Dilaporkan oleh beberapa saksi mata, Franky sempat berusaha berenang ke tepi sungai, tetapi derasnya arus membikin usahanya percuma. “Kejadian tersebut terjadi begitu cepat, sebelum sempat ada reaksi dari kami para saksi,” ujar seorang sahabat kerja Franky.
Operasi pencarian dilakukan dengan melibatkan tim SAR gabungan, yang terdiri dari Badan SAR Nasional, relawan lokal, serta masyarakat sekeliling. Mereka menyisir sepanjang aliran Sungai Cisadane dengan menggunakan peralatan yang memadai. Bergerak tidak cuma di daerah sekitar letak kejadian, tetapi juga menyusuri genre sungai hingga titik jauh karena potensi terbawanya jasad oleh arus kuat. Akhirnya, setelah beberapa hari pencarian intensif, jasad Franky ditemukan oleh seorang warga setempat yang kebetulan menatap sesuatu yang mencurigakan mengambang di permukaan air. Berdasarkan laporan yang diterima tim pencarian, tubuh Franky lalu dievakuasi dengan hati-hati untuk lalu diperiksa lebih lanjut oleh pihak medis.
Tanggapan dan Dukungan Keluarga serta Kolega
Warta inovasi jasad Franky tentunya memberikan rasa lega, meskipun disertai kesedihan yang mendalam bagi keluarga yang telah menunggu dengan kecemasan. Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pencarian, khususnya kepada tim SAR yang tak kenal lelah walau kondisi lapangan cukup berat. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh yang telah berjuang bersama kami dalam mencari dan akhirnya menemukan Franky. Ini bukanlah akhir yang kami harapkan, namun kami ikhlas dengan takdir yang ada,” tutur salah satu personil keluarga Franky.
Tak hanya keluarga, para kolega Franky pun merasakan kehilangan yang mendalam. Disebutkan bahwa Franky adalah seorang pekerja yang ulet dan berdedikasi, selalu menyelesaikan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Rekan-rekannya mengingat bagaimana Franky selalu menjadi sosok yang dapat diandalkan dalam tim dan selalu membantu mereka yang membutuhkan. Mereka berjanji untuk terus mengenang sosok Franky sebagai inspirasi dan teladan di lingkungan kerja mereka.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja di lapangan. Banyak pihak mendesak adanya penilaian lebih terus terhadap standar operasional prosedur (SOP) di zona proyek, terutama yang berhubungan dengan pekerjaan berisiko tinggi seperti pemugaran jembatan di lagi kondisi cuaca ekstrim. Dengan kejadian ini, diharapkan langkah-langkah preventif yang lebih ketat dapat diterapkan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, prosesi pemakaman Franky akan dilakukan di kampung halamannya. Keluarga, kerabat, dan seluruh kolega telah menyiapkan upacara perpisahan terakhir buat Franky, yang akan dihadiri oleh banyak pihak sebagai wujud penghormatan terakhir. Kepergian Franky yang mendadak ini menjadi pengingat betapa berharganya setiap momen dan pentingnya keselamatan dalam bekerja, mengingat bahwa hal tak terduga dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.



