
SUKABOGOR.com – Aksi unik yang dilakukan oleh Kantor Urusan Religi (KUA) di Kabupaten Pati, Jawa Lagi, akhir-akhir ini menjadi pembicaraan hangat di masyarakat, setelah video yang menampilkan kegiatan mereka viral di media sosial. Para pegawai KUA ini menggelar aktivitas tidak biasa dengan turun langsung ke jalan-jalan guna mengajak penduduk buat menikah. Tak hanya sekadar menggelar acara formal di kantor, mereka melakukan pendekatan yang lebih personal dan interaktif demi menyebarluaskan pentingnya pernikahan dan manfaat yang dapat diperoleh dari institusi ini.
Aksi Kreatif di Jalan Raya
Kegiatan ini tampaknya merupakan penemuan unik dan menarik dari KUA Pati buat mengedukasi masyarakat mengenai layanan yang mereka tawarkan. Dengan turun langsung ke jalan, mereka berharap dapat menjangkau lebih banyak orang, terutama mereka yang mungkin belum memahami peran krusial KUA dalam kehidupan bermasyarakat. “Ini adalah cara kami buat lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan informasi langsung tentang pentingnya pernikahan yang resmi serta layanan lain yang kami sediakan,” jelas salah satu petugas KUA. Dengan membawa poster berisikan ajakan untuk menikah dan informasi tentang prosesnya, mereka berdiri di titik-titik strategis yang sering dilalui warga.
Tak cuma menawarkan informasi terkait pernikahan, aksi ini juga menjadi sarana untuk mensosialisasikan berbagai program yang diadakan oleh KUA. Mulai dari konsultasi pranikah, layanan bimbingan, hingga penyuluhan tentang pentingnya pernikahan yang legal dan efek positifnya bagi masyarakat. Kreativitas dan cara proaktif dari para petugas ini mendapat banyak apresiasi dari masyarakat dan warganet. Banyak yang menganggap ini sebagai penemuan positif dalam mendekatkan layanan publik kepada masyarakat.
Antusiasme dan Respon Masyarakat
Masyarakat Pati ternyata memberikan respon yang cukup positif terhadap aksi ini. Tak sedikit penduduk yang merasa terhibur sekaligus mendapat pengetahuan baru dari kegiatan yang dilakukan petugas KUA. “Saya pikir ini langkah yang baik untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya pernikahan yang resmi dalam masyarakat kita,” ujar seorang warga yang sempat berinteraksi dengan petugas KUA di jalan. Pujian mengalir sebab KUA Pati dianggap berhasil memberikan pelayanan yang lebih dari sekedar formalitas administratif.
Aksi kreatif ini menjadi bukti bahwa pendekatan langsung dan interaktif kepada masyarakat bisa efektif dalam menaikkan kesadaran dan pemahaman. Selain itu, hal ini juga membantu menghilangkan kesan bahwa urusan di KUA adalah hal yang rumit dan membosankan. Sebaliknya, para pegawai KUA menunjukkan bahwa mereka siap membantu masyarakat dengan cara yang lebih personal dan ramah. Langkah serupa diharapkan dapat diikuti oleh KUA di wilayah lain agar masyarakat makin aktif dan sadar akan pentingnya registrasi pernikahan yang formal di mata hukum.
Dengan adanya aksi ini, KUA Pati telah menunjukkan sebuah contoh bagaimana institusi pemerintah bisa lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Tentu saja, segala bentuk inovasi dan komunikasi yang kreatif sangat diharapkan untuk lanjut berkembang sehingga setiap layanan publik dapat lebih mudah diakses dan diterima oleh masyarakat luas. Kampanye semacam ini juga diharapkan dapat menjadi cara awal buat mendorong peningkatan layanan serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.




