
SUKABOGOR.com – Pusat boga dan jajanan menjadi salah satu daya tarik primer bagi warga saat menghadapi liburan akhir pekan atau libur panjang. Fenomena ini dimanfaatkan oleh pengurus RW 09 Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, buat membuka zona pusat jajanan masakan bagi masyarakat sekeliling. Inisiatif ini dilakukan di zona Perum Bale Tirtawana, dengan tujuan utama untuk menggerakkan ekonomi rakyat serta menumbuhkan Upaya Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Membangkitkan Ekonomi Rakyat
Pembukaan pasar boga ini bukan sekadar menghadirkan loka makan baru; lebih dari itu, langkah ini menjadi salah satu cara buat membangkitkan perekonomian lokal. Dengan menyediakan platform bagi pelaku usaha kecil buat berjualan, pengurus RW berharap dapat mendorong aktivitas ekonomi di daerah tersebut. Pasar kuliner ini diharapkan menjadi wahana bagi penduduk sekitar buat mengembangkan upaya mereka dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Pengurus RW 09 optimis bahwa inisiatif ini akan menciptakan efek berantai yang positif bagi masyarakat. Pasar boga bukan hanya akan menyedot perhatian pengunjung dari berbagai tempat, tetapi juga akan menjadi medium bagi warga lokal untuk menjajakan produk andalan mereka. “Kami mau masyarakat Desa Sukamulya merasakan manfaat nyata dari gerakan ekonomi ini,” kata salah seorang personil pengurus RW. Selain itu, pasar kuliner ini juga menjadi ajang pertemuan penduduk, sehingga dapat memperkuat interaksi sosial di antara mereka.
Mendukung UMKM Lokal
UMKM sering kali menjadi tulang punggung perekonomian di berbagai daerah, termasuk di Desa Sukamulya. Menerapkan konsep pasar boga lokal, pengurus RW memberikan wadah bagi pelaku UMKM untuk lebih dikenal oleh masyarakat luas. Dengan meningkatnya kunjungan ke pasar kuliner ini, pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar buat memperkenalkan produk mereka. Dukungan seperti ini sangat krusial, terlebih bagi mereka yang baru merintis upaya dan membutuhkan pangsa pasar yang lebih luas.
Di pasar kuliner Desa Sukamulya, berbagai macam jajanan dan makanan khas wilayah dipamerkan. Mulai dari camilan ringan hingga makanan berat, seluruh eksis di sini. Selain itu, pengurus RW juga berencana buat mengadakan program pendampingan bagi para pelaku UMKM, berupa pelatihan dan workshop tentang pengembangan produk, strategi pemasaran, serta manajemen keuangan. Dengan begitu, diharapkan para pelaku upaya dapat menaikkan kualitas produk dan kemampuan mereka dalam mengelola usaha.
Adanya pasar masakan ini membuka kesempatan bagi warga setempat buat lebih mengenal dan mencintai produk lokal. Tak cuma itu, pengunjung dari luar daerah pun bisa mencicipi keunikan masakan Desa Sukamulya. Keberadaan pasar ini pada akhirnya diharapkan dapat menjadikan Desa Sukamulya sebagai salah satu destinasi boga favorit di Kabupaten Bogor. Keberhasilan inisiatif ini tentu tak lepas dari dukungan dan partisipasi aktif semua elemen masyarakat, bagus pemerintah setempat, pelaku UMKM, maupun warga sekitar. Dengan semangat gotong royong seperti ini, gerakan ekonomi rakyat dapat benar-benar terwujud dan memberikan manfaat besar bagi semua pihak.




