
SUKABOGOR.com – Pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memiliki target ambisius buat mendatangkan 2,5 juta wisatawan ke kawasan Puncak. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Ria Marlisa. Menurutnya, sasaran tersebut dibuat berdasarkan hasil perhitungan serta monitoring yang dilakukan berbarengan Wakil Menteri Pariwisata. Pentingnya industri pariwisata bagi perekonomian wilayah menjadi salah satu dalih primer di balik target tersebut. Dengan peningkatan jumlah wisatawan, diharapkan terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan di wilayah tersebut selama libur Nataru.
Strategi Mencapai Target Wisatawan di Kawasan Puncak
Untuk merealisasikan target tersebut, Pemkab Bogor telah menyusun berbagai strategi dan program. Salah satunya adalah menaikkan fasilitas dan infrastruktur penunjang wisata di kawasan Puncak. Pembenahan jalur transportasi serta penyediaan lokasi parkir yang memadai menjadi konsentrasi primer. Selain itu, Pemkab Bogor juga akan memperkuat promosi wisata secara masif bagus di dalam maupun luar negeri untuk menjangkau lebih banyak pengunjung.
Disbudpar Kabupaten Bogor juga berencana untuk menjalin kerja sama dengan industri perhotelan dan restoran lokal guna menyediakan paket-paket menarik bagi wisatawan. “Kami ingin memastikan bahwa wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik selama berkunjung ke Puncak, sehingga mereka tertarik untuk kembali,” kata Ria Marlisa. Berbagai acara berbasis budaya dan seni daerah akan diselenggarakan untuk menambah energi tarik wisata di kawasan ini.
Akibat Positif bagi Ekonomi dan Masyarakat Lokal
Pencapaian target 2,5 juta wisatawan tentu diharapkan membawa akibat positif tidak hanya bagi sektor pariwisata namun juga ekonomi lokal. Penambahan jumlah wisatawan berarti peningkatan kebutuhan akan layanan seperti penginapan, makanan, dan transportasi, yang pada gilirannya dapat membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pun diprediksi akan merasakan manfaat dari peningkatan jumlah pengunjung ke kawasan Puncak. Dengan lebih banyak wisatawan, produk-produk lokal yang ditawarkan oleh UMKM, seperti kerajinan tangan dan makanan khas, mempunyai kesempatan lebih akbar buat dikenal dan diminati. “Melalui sektor pariwisata, kami berharap dapat mengangkat perekonomian warga lokal secara keseluruhan,” ungkap Ria Marlisa.
Pemkab Bogor sangat optimis bahwa dengan berbagai inisiatif dan kerja sama yang telah direncanakan, sasaran 2,5 juta wisatawan dapat tercapai. Fokus primer tetap pada peningkatan kualitas layanan dan pemanfaatan potensi lokal sehingga pariwisata di kawasan Puncak dapat berkembang secara berkelanjutan.



